Sabtu, 28 Januari 2012

Ramalan Kiamat Pakai Bibel Selalu Meleset




Beberapa waktu lalu publik dihebohkan oleh ramalan akhir zaman Harold Camping. Berdasarkan ayat Bibel, pendeta Kristen kelahiran Colorado AS ini meramalkan kiamat terjadi pada hari Sabtu, 21 Mei 2010 jam 6 sore.

Untuk menyongsong ramalan Kiamat itu, Harold dan para pengikutnya gencar mengumumkan kiamat di bus-bus, papan reklame, internet, kaos, mobil dan lain-lain.

Di papan reklame, selebaran maupun iklan di  situs resminya (www.familyradio.com), Camping menjustifikasi ramalannya dengan ayat Bibel yang diambil dari kitab Yehezkiel 33:3: “Blow the trumpet, warn the people” (Tiuplah sangkakala, peringatkan umat manusia). Atas dasar ayat ini, Camping berani menggaransi kebenaran ramalannya dengan slogan yang dipajang pada papan iklan ‘Judgment Day’: “Judgment Day May 21, 2011. The Bible Guarantees it!” (Hari Penghakiman akan tiba 21 Mei 2011. Alkitab (Bibel) Menjamin Kebenarannya!”


Tak hanya di Amerika Serikat, papan iklan “Judgment Day” itu juga bertebaran di Libanon, Palestina, Irak, Jordania, Dubai, India, Srilanka, Qatar, Thailand, Filipina dan Yordania.
Sementara di Indonesia, papan iklan “Judgment Day” disebarkan di berbagai penjuru di kotaBogor, Batam, Depok dan Surabaya. Papan peringatan bertuliskan tersebut peringatan: “Kita Hampir Tiba 21 Mei 2001. Apakah Anda Sudah Siap?”


Pada saat yang ditentukan, Sabtu sore tanggal 21 Mei 2011 pun berlalu, tapi  Kiamat tak kunjung datang. Pendeta Camping pun kebingungan dan mengurung diri beberapa hari di rumahnya di Oakland California.Ia mengaku terguncang atas kegagalan kiamatnya.


Setelah ngumpet beberapa hari, Camping tak kehabisan akal untuk menutupi kegagalannya.Kepada sebuah radio Kristen di Alameda California, dia berapologi bahwa Tuhan menunda Kiamat selama lima bulan setelah tanggal awal yang diramalkan.


Menurutnya, Tuhan menunda kiamat selama lima bulan sampai 21 Oktober tahun ini.


Meski meleset, tapi ramalan Kiamat Camping memakan banyak korban. Akibat meyakini pesan kiamat itu, Lyn Benedettosangat tertekan jiwa hingga muncul ketakutan jika putrinya menderita bertemu dengan akhir dunia tersebut. Sebelum saat yang diramalkan Camping tiba, Lyn menggorok kedua putrinya yang berusia 11 dan 14 tahun.Setelah itu Lyn juga berusaha menghabisi nyawanya sendiri. Beruntung polisi berhasil menggagalkan upaya bunuh diri Lyn dan kedua putrinya.


Di Taiwan, seorang kakek bunuh diri dengan meloncat dari gedung tinggi.Sementara di Rusia, gadis berusia 14 tahun bunuh diri karena takut mengalami Kiamat.Ia menggantung diri beberapa jam sebelum waktu Kiamat yang diramalkan tiba. Ia terobsesi masuk surga bersama 200 juta orang Kristen, seperti yang diramalkan Camping.


Dalam kacamata Islam, hari Kiamat hanya Allah SWT saja yang tahu kapan datangnya.Karenanya, siapapun yang meramalkan waktu kedatangan hari Kiamat, pasti berakhir dengan kegagalan.

“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat”
(Qs Luqman 31:34).



“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia...” (Qs Al-A’raf 187).


Meski tak ada yang tahu kapan terjadi Kiamat, namun Allah dan Rasululah menjelaskan tanda-tandanya, yang terbagi dalam tanda-tanda Kiamat kecil (shugra )dan Kiamat besar (kubro).


Tanda-tanda Kiamat kecil di antaranya: disia-siakannya amanat? (HR Bukhari); banyak terjadi pembunuhan? (HR Muslim); munculnya kaum Khawarij? (HR Bukhari); banyaknya polisi dan pembela kezaliman (HR At-Tabrani); minimnya ilmu, merebaknya perzinahan, banyaknya jumlah wanita  (HR Bukhari); dominannyafitnah?dan kedustaan (HR Ahmad); menyebarnya riba dan harta haram? (HR Abu Dawud).


Sedangkan tanda-tanda Kiamat besar antara lain: munculnya Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya Dukhan (kabut asap), Dajjal, matahari terbit dari barat, turunnya Isa ASdan Imam Mahdi(Qs Al-Kahfi 82 &HR Muslim).


Seharusnya, jika memahami kandungan Alkitabnya, umat Kristen menolak ramalan apapun tentang hari Kiamat.Sebab Yesus dalam Injil menegaskan bahwa selain Allah tak ada yang tahu kapan terjadinya hari Kiamat.


“Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak (Yesus, pen.) pun tidak, hanya Bapa sendiri” (Injil Matius 24:36; Markus 13:32).


Sabda Yesus dalam Injil Markus 13:32 jelas eskhatologis, bahwaAkhir Zaman adalah rahasia yang tidak akan terungkap, karena hanya Allah saja yang tahu. Yesus pun tidak tahu kapan hari Kiamat karena Yesus bukan Tuhan.


Jika ada pendeta yang mengaku nabi lalu meramalkan kapan datangnya hari kiamat, jangan ragu lagi, dia adalah Nabi Palsu!!


A. Ahmad Hizbullah MAG
[www.ahmad-hizbullah.com]

(BOX)
Deretan Pendeta yang Gagal Meramal Kiamat

Dalam eskhatologi kristiani, Kiamat adalah saat kedatangan kembali Kristus yang kedua (paraousia) di akhir zaman untuk menghakimi umat manusia.Kapan hari Kiamat tiba?Yesus menjelaskan bahwa hanya Allah saja yang tahu.Bibel bahkan mensinyalirdatangnya hari Kiamat itu misterius seperti maling di malam hari: “Karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam” (1 Tesalonika 5:2, Matius 24:43).

Para pendeta dari sekte Kiamat tak pernah kapok menghitung hari Akhir. Mereka terus meramal Kiamat dengan mengutip ayat-ayat Bibel, tak peduli dengan kecaman umat Kristen lain mengecamnya sebagai bidat. Toh mereka tetap ‘dinabikan’ oleh jemaatnya.
Inilah para pendeta yang pernah mengalami kegagalan dalam meramalkan Kiamat berdasarkan ayat-ayat Bibel:

William Miller. Pendiri gereja Advent asal Inggris ini meramalkan hari Kiamat berdasarkan kitab Daniel 8:14 mengenai pembersihan bait Allah di Yerusalem setelah 2300 hari. Lalu Miller menafsirkan 2300 hari itu sebagai 2300 tahun, dan menghitungnya mulai dari tahun 457, sehingga disimpulkan bahwa Kedatangan Kristus pada hari Kiamat akan terjadi antara 23 April 1843.

Meski meleset, uniknya ramalan ini masih dipercaya dan dikoreksi tiga kali oleh pengikutnya, tapi lagi-lagi berakhir dengan kegagalan.

J.A. Bengel. Bertolak dari kitab Wahyu 9:12-21, ia meramalkan bahwa akhir dunia akan tiba pada tahun 1936.

Charles TazeRussel. Pendiri Saksi Yehova ini meramalkan kiamat terjadi pada tahun 1914.Ketikatak terbukti Kiamat, mereka hanya berkilah ‘tidak lama lagi’.

Joseph Smith, pendiri gereja Mormon. Di hadapan peserta rapat gereja pada Februari 1835, Smith mengaku dirinya berbicara dengan Tuhan dan mendapat bocoran bahwa Kedatangan Yesus yang kedua akan terjadi 56 tahun mendatang yaitu tahun 1891.

Pat Robertson. Bulan Mei 1980, televangelisKristenini mengejutkan umat kristiani seluruh dunia, ketika pada ia meramalkan di acara TV rohani, “700 Club”, bahwa dunia akan berakhir pada bulan Oktober atau November 1982. Saat ramalannya gagal, Robertson berkilah Tuhan telah membatalkannya.

David Brandt Berg. Pendiri gereja Children of God ini mengklaim kiamat terjadi sekitar 1992-1994. Kiamat akan menimpa Eropa dan Amerika dalam bentuk perang nuklir maka ia menganjurkan para pengikutnya menyingkir ke selatan dan Timur Jauh.

Nostradamus. Penulis buku “Les Vraves Centuries” yang dalam bahasa Inggrisnya berjudul “The Prophecies” ini meramalkan Kiamat terjadi pada bulan Juli 1999.Deskripsi kiamat itu diklaim terinspirasi dari nubuatan Alkitab.

Joseph Kibweeteere dari Uganda (Afrika). Pendiri ‘The Restoration of the Ten Commandments of God’ ini bernubuat bahwa dunia akan berakhir pada 31 Desember 1999, lalu diralat menjadi 31 Desember 2000. Sebelum 31 Desember 2000 iamengumpulkan seluruh jemaatnya di gereja. Setelah jemaat berkumpul, pintu serta jendela gereja ditutup dan Joseph membakar gereja tersebut. Akibatnya, ketika api padam, pihak keamanan menemukan 330 tengkorak manusia dalam keadaan gosong di antara puing-puing.??

Pendeta Ronald Weinland. Tahun 2006, pendeta dari God’s Church Ministry ini meramalkan dalam buku “2008: God’s Final Witness,” bahwa akhir zaman tiba pada musim gugur tahun 2008.

Pendeta MangapinSibuea (Indonesia).Pendeta Gereja Rhema Pentakosta Fildelfia, Baleendah, Bandung Selatan ini mengaku melihat langsung Roh Kudus masuk ke dalam tubuhnya dan diam di hatinya selama 36 jam, lalu menerima wahyu dan suara Allah bahwa Kiamat akan terjadi pada tanggal 10 November 2003.

Untuk menyongsong Kiamat yang diramalnya, Sibuea dan 300-an jemaatnya berkumpul di markas Pondok Nabi Bandung, menggelar ritual menyanyi, menari, dan berpuasa.Mereka meyakini saat kiamat terjadi, Yesus turun untuk ‘mengangkat‘ mereka ke langit, kemudian dunia dan seisinya dihancurkan setelah itu.

Hingga waktu yang ditentukan berlalu, Kiamat tak juga datang.Bukan Yesus yang menjemput mereka ke langit, tapi ratusan polisi datang mengevakuasi mereka gereja. Ramalannya gagal, Pendeta Sibuea tidak dijemput Yesus ke surga tapi digelendang polisi ke hotel prodeo. []

Tidak ada komentar: